Posts

Showing posts with the label Sains

URUTAN SINTESIS PROTEIN

Urutan sintesis protein sebagai berikut. 1) DNA di dalam nukleus membentuk RNA duta. 2) RNA duta meninggalkan nukleus menuju sitoplasma dan melekat pada ribosom. 3) RNA transfer membawa asam amino dari sitoplasma ke ribosom sesuai kodon pada RNA duta. 4) Asam-asam amino dirangkai sesuai dengan urutan kodon pada RNA duta. 5) Kodon stop akan bertindak sebagai terminator dan terbentuklah molekul protein.

JALUR ELEKTRON SIKLIK DAN ELEKTRON NONSIKLIK

a. Jalur Elektron Siklik Elektron yang dilepaskan oleh fotosistem I akan ditangkap oleh akseptor elektron. Selanjutnya, elektron tersebut diteruskan menuju sistem transpor elektron. Pada akhirnya elektron akan kembali ke fotosistem I lagi. Jalur tersebut hanya menghasilkan ATP. b. Jalur Elektron Nonsiklik Reaksi ini dimulai ketika fotosistem II menyerap energi cahaya dan melepaskan elektron. Fotosistem II selanjutnya mengambil elektron dari hasil fotolisis dengan reaksi: H2O → 2H^+ + 2e^– + 1/2 O2 Elektron yang dilepaskan dari fotosistem II akan diteruskan menuju sistem transpor elektron. Dalam proses tersebut terbentuk ATP, pada akhirnya elektron tersebut akan diterima oleh fotosistem I. Pada saat bersamaan, fotosistem I juga melepaskan elektron yang diteruskan ke sistem transpor elektron. Elektron tersebut akan ditangkap oleh NADP+. Ion H+ hasil fotolisis diikat NADP+ membentuk NADPH2

PERBEDAAN FUNGSI dRNA, tRNA, rRNA

Perbedaan fungsi dRNA, tRNA, dan rRNA sebagai berikut. a. dRNA (RNA duta/mRNA) berfungsi untuk membawa kode genetik (kodon) dari DNA ke ribosom. dRNA berupa rantai tunggal yang panjang. dRNA dibentuk dalam nukleus. b. tRNA (RNA transfer) berfungsi menerjemahkan kodon dari dRNA menjadi asam amino. tRNA terdapat dalam sitoplasma. c. rRNA (RNA ribosomal) berfungsi dalam sintesis protein yaitu mempermudah perekatan yang spesifik antara antikodon tRNA dengan kodon dRNA selama sintesis protein. rRNA terdapat dalam sitoplasma.

ENZIM YANG BERPERAN DALAM REPLIKASI DNA

Beberapa enzim yang berperan dalam replikasi DNA sebagai berikut. a. Enzim helikase berfungsi untuk menghidrolisis rantai ganda polinukleotida menjadi dua rantai tunggal mononukleotida. b. Enzim polimerase berfungsi untuk merangkai rantai-rantai mononukleotida untuk membentuk DNA baru. c. Enzim ligase berfungsi untuk menyambung ulir tunggal DNA yang baru terbentuk.

DUA TIPE KROMOSOM DALAM TUBUH (AUTOSOM DAN GONOSOM)

Ada dua tipe kromosom dalam sel tubuh, yaitu autosom dan gonosom. a. Autosom disebut juga kromosom tubuh. Autosom tidak menentukan jenis kelamin dan umumnya disingkat A. b. Gonosom disebut juga kromosom seks. Gonosom menentukan jenis kelamin dan terdiri atas kromosom X dan Y. Kromosom XX untuk individu berjenis kelamin perempuan atau betina dan kromosom XY untuk individu berjenis kelamin laki-laki atau jantan.

RESPIRASI AEROB DAN ANAEROB

Respirasi aerob adalah respirasi yang membutuhkan oksigen. Proses respirasi aerob mengubah energi kimia yang terkandung dalam sari makanan (glukosa) menjadi energi kimia yang tersimpan dalam ATP. Respirasi anaerob adalah respirasi yang tidak membutuhkan oksigen. Pada respirasi aerob, tahapan yang ditempuh yaitu glikolisis, dekarboksilasi oksidatif, siklus Krebs, dan transpor elektron. Hasil akhir respirasi aerob yaitu CO2, H2O, dan 38 ATP. Pada respirasi anaerob, tahapan yang ditempuh yaitu glikolisis dan pembentukan alkohol atau pembentukan asam laktat. Hasil akhir proses respirasi anaerob yaitu alkohol atau asam laktat, CO2, dan 2 ATP.

FASE EMBRIONIK PADA HEWAN

Fase embrionik pada hewan terdiri atas empat tahap sebagai berikut. 1) Fase morulasi, pada fase ini pembelahan zigot akan membentuk suatu wujud yang menyerupai buah anggur (morula). Morula mengandung banyak sel hasil mitosis yang akan berkumpul menjadi satu kesatuan. 2) Fase blastulasi, pada fase ini morula akan berkembang sampai membentuk suatu rongga pada bagian tengahnya (blastosol). 3) Fase gastrulasi, pada fase ini terbentukgastrula yang ditandai dengan adanya tiga lapisan embrionik (ektoderm, mesoderm, danendoderm). 4) Fase organogenesis, pada fase ini terjadi proses pembentukan berbagai organ tubuh yang berkembang dari tiga lapisan saat proses gastrulasi.

PERBEDAAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BESERTA CONTOH

Pertumbuhan adalah proses bertambahnya ukuran yang meliputi ukuran, massa, dan tinggi pada makhluk hidup. Pertumbuhan ini bersifat irreversible (tidak dapat balik seperti semula), serta bersifat kuantitatif sehingga dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Contoh pertumbuhan yaitu bertambahnya tinggi batang menjadi 10 cm dan bertambahnya jumlah daun menjadi 5 buah.Sementara itu, perkembangan adalah proses perubahan yang menyertai pertumbuhan yang menuju tingkat pematangan atau kedewasaan padamakhluk hidup. Perkembangan ini bersifat kualitatif sehingga tidak dapat diukur. Contoh perkembanganyaitu munculnya bunga sebagai alat perkembangbiakan serta terbentuknya akar, batang,dan daun dari perkecambahan biji.

Massa dan Muatan Partikel Penyusun Atom

  Massa dan Muatan Partikel Penyusun Atom Perbandingan massa dan muatan partikel penyusun atom dapat dilihat pada tabel.   Partikel Massa (kg) Muatan (C) Proton 1,6726   x 10 -27 +1,6 x 10 -19 Elektron 9,1090 x 10 -31 -1,6 x 10 -19 Neutron 1,6750 x 10 -27 0

Penemuan Inti Atom

Image
Penemuan Inti Atom Pada waktu yang hampir bersamaan dengan percobaan Thomson, empat orang fisikawan, yaitu Henri Becqurel, Marie Curie, Pierre Curie, dan Ernest Rutherford meneliti keradioaktifan. Ada tiga jenis partikel sinar radioaktif, yaitu partikel alfa (α) bermuatan positif, partikel beta (β) bermatan negatif dan gamma (γ) yang tidak bermuatan.   Pada tahun 1906, Ernest Rutherford bersama mahasiswanya Geiger dan Marsden meneliti radiasi dari uranium, radium, dan radioaktif lain yang memancarkan sinar α, β dan γ. Radioaktif tersebut disimpan dalam kotak timbel dengan lubang yang sangat kecil sehingga sinar α dalam kotak akan terpancar. Pancaran sinar α digunakan untuk menembak lempeng emas tipis sehingga eksperimen tersebut dikenal dengan eksperimen lempeng tipis emas. Sebagian besar sinar α diteruskan, hanya sedikit yang dipantulkan.     Gambar 1.1 Percobaan Hamburan Sinar Alfa Pada Lempeng Emas.   Mengapa sinar α lebih banyak diteruska...